Rabu, 21 Desember 2011

ANALISIS TENTANG PROSEDUR PEMBELIAN DAN PEMAKAIAN BAHAN BAKU DALAM KAITANNYA DENGAN HASIL PROSES PRODUKSI JAMUR PADA FAKTRY DEPARTEMEN DI PT. EKA TIMUR RAYA


EMMARIJAH

Dosen STIE ” PARIWISATA SATYA WIDYA ” SURABAYA

Abstrak

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui hasil produksi dalam kemasan diperlukan proses produksi yang baik.Untuk itu prosedur pembelian bahan baku, prosedur pemakaian bahan baku dan prosedure proses produksi harus berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Karena yang di analisis adalah prosedur pembelian bahan baku, prosedur pemakaian bahan baku dan prosedur proses produksi, maka analisis yang digunakan  yaitu analisisi kualitatif. Analisis data yang diungkapkan dengan struktur kalimat secara rasionaldan berbentuk suatu penjellasan yang menggambarkan keadaa, peristiwa dan proses tertentu. Sedangkan data yang digunakan bahan analisis adalah data bulan Januari ski Juni 2005. Dasar pengambilan 6 bulan tersebut karena terjadi selisih yang sangat signifikan antara pembelian bahan baku dengan pemakaian bahan baku, juga selisih antara pemakaian bahan baku dengan hasil proses produksi jamur. Dengan selisih yang signifikan itulah maka bulan Januari s/d Juni 2005 dijadikan bahan untuk mengadakan anbalisis. Karena selisih tersebut dapat mewakili bahwa prosedur pembelian, prosedur pemakaian bahan baku dan prosedur proses produksi jamur tidak berjalan sebagaimana prosdur yang sudah ditetapkan.

Kata-kta Kunci: Analisis bahan baku., produksi

TINJAUAN YURIDIS HAK KEPEMILIKAN ISI REKAM MEDIS PASIEN


OLEH
KINTEKI MURNI
Dosen Fakultas Hukum Universitas Kartni Surabaya

RINGKASAN

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan wacana implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia  nomor : 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis terhadap hak kepemilikan isi rekam medis pasien ditinjau dari Universal Declation of Human Right dan Hak Pasien ( A Patient;s Bill of Right ). Sebagaimana telah berlakunya Pasal 12 ayat (3) yang menyatakan bahwa isi rekam medis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dalam bentuk ringkasan rekam medis pada peraturan tersebut menururut penulis membatasi hakpasien terhadap kepemilikan isi rekam medis yang sejatinya merupakan miliknya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisa bahan hukum primer dan sekunder menggunakan metode analisa deskriptif kwalitatif.. Hukum medik bertumpu pada dua hak dasar, yaitu hak atas perawatan pemeliharaan medik ( The right to healthcare ) yang merupakan gambaran  hak dasar sosial  dan  hak untuk menentukan nasib sendiri ( The right to slf determinitation ) Sebagai hak dasar individual dalam pelayanan kesehatan.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa :

A. Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 269/MEN KES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis pasal 12 ayat ( 3 ) dan (4). Yang membatasi hak pasien terhadap isi rekam medis miliknya dengan adanya ringkasan rekam medis bertentangan dengan Universal Declaration of Huaman Right sebagai kesepakatan Internasional sebagai bagian dari hukum positip terutama dengan hak atas dasar kesehatan yaitu hak individual ( The Right of Self Determation ) untuk memeriksa rekam medis  miliknya.

B. Impplementasi peraturan tersebut juga melanggar hak pasien yang tertuang dalam A Patient;s Bill of Rights .Implementasi tersebut juga tidak sejalan dengan dasar hulkum atau yuridis lain yang melindungi hak pasien terhadap rekam medis miliknya seperti pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang tentang Kesehatan Praktek Kedokteran hingga Kode Etik Kedokteran.

Kata Kunci : Rekam Medis Hak Pasien

PENTINGNYA PENGENDALIAN BAHAN BAKU SEMEN ABU-ABU DAN KESTABILAN HARGA JUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA CV ”BANGUN”DI SURABAYA


SUHARTANTO
DOSEN STIE ”PARIWISATA  SATYA WIDYA ”SURABAYA

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana hubungan yang signifikan antara upaya pengendalian persediaan semen abu-abu dan kebijakan penetapan harga jual dalam rangka upaya meningkatkan volume penjualan.Seringkali terjadi perusahaan dalam menetapkan harga jual tidak berdasarkan informasi yang lengkap dan jelas sehingga kebijakan penetapan kadangkala terlampau tinggi sehingga menyebabkan perusahaan kurang bersaing dalam hal harga.

Kata-kata Kunci :Bahan Baku,Kestabilan dan Volume Penjualan

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI PIMPINAN DAN KOMITMEN KARYAWAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN KANTOR WILAYAH DEPARTEEMEN AGAMA PROPINSI JAWA TIMUR


Scholastika Elisabeth Igon
UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA SURABAYA

ABSTRACK

Correlation of CEO Motivation and Employee’s Commitment upon of employee Performance, Employee’s of east java reginal office of religion affairs.
This study is aimed describing correlation the effect of variable of motivation and employee’s commitment upon employee performance. This is an exlplanatory quantitative reseach using stratified random sampling. The analysis unit is Employee;s of east java regional office of religion affairs, stratified base is education level of employee;s. Reaching a population of 195 employe;s of which 62 employee’s are seleted samples. Data analysis testing were donr correlation analysis by SPSS for Windows. The results show that The CEO Motivation variable has significant correlation upon the variable employee performance. The result show that employee’s commitment variable has significant correlation upon the variable employee performance. The correlation of CEO Motivation variable toward the variable employee performance is 0,772. The correlation employee;s commitment variablr toward the variable employee performance is 0.695.

Key word : Motivation Commitment and Performance

KEBIJAKAN PUBLIK MENGENAI PENYELENGGARAAN INFORMASI KEPENDUDUKAN DI INDONESIA


M NAJIB
Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRAK

Pemberian pelayanan dari aparatur pemerintah kepada masyarakat sebenarnya merupakan implikasi dari fungsi aparat negarasebagai pelayan masyarakat.Oleh karena itu,kedudukan aparatur pemerintah dalam pelayanan umum sangat strategis karena akan sangat menentukan sejauh mana pemerintah mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi masyarakat.,yang dengan demikian akan menentukan sejauhmana pula negara telah menjalankan perannya dengan baik sesuai dengan tujuan pendiriannya.
Dalam menjalankan fungsi-fungsinya sebagai mana diatas,tidaklah berarti bahwa pemerintah harus berperan sebagai monopolist dalam pelaksanaan seluruh fungsi-fungsi tadi.Beberapa bagian dari fungsi tadi bisa menjadi bidang tugas dari
pemerintah pusat,instansi-instansi vertikal departemen maupun non departemen yang ada di daerah,maupun instansi-instansi pemerintah daerah.
Salah satu bentuk pelayanan dari pemerintah tersebut adalah pelayanan informasi kependudukan bagi rakyat dalam hal ini berupa pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kata  Kunci : Kebijakan, public informasi, kependudukan

KEBIJAKAN PENATAAN ANGGARAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) SURABAYA


Muchammad Subchan
Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRAK

Sesuai dengan lingkungan yang berubah, maka seharusnyalah RRI Surabaya juga harus berubah dan bertindak sebagai penunjuk arah kemana arah perubahan tersebut.Merubah peran tradisionalnya kepada pelayanan yang bersifat inovatif seperti melalui kemitraan dengan berbagai pihak,mengubah arah investasi,memberikan bantuan teknis,mengembangkan sistem teknologi informasi dan lain sebagainya.Hal ini hanya dapat dilakukan dengan membenahi dan mempersiapkan kelembagaannya.Tanpa hal ini,RRI Surabaya tidak akan mampu mengantisipasi perkembangan segmentasi industri informasi dan komunikasi.

Kata –Kata Kunci :Kebijakan,Penataan,Anggaran,Pengembangan

PENGARUH KOMPLAIN DAN PENANGANAN ATAS KOMPLAIN TERHADAP KEPUASAN LAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM


SRIATUN
DOSEN STIE WILWATIKTA SURABAYA

ABSTRAK

Penelitian ingin mengetahui pengaruh koplain dan penanganan atas komplain terhadap kepuasan atas koplain terhadap kepuasan layanan rawat inap  di rumah sakit umum.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dalam bentuk kuesioner.Adapun respondennya adalah penderita / konsumen di unit rawat inap rumah sakit umum yang berjumlah 100 responden.Sedangkan untuk membuktikan pengaruh komplain dan penanganan atas komplain terhadap kepuasan layanan di unit rawat inap rumah sakit umum,analisis statistik yang digunakan adalah analisis Regresi Linier Berganda.Berdasarkan hasil analisis  data didapatkan persamaan Y = 5.422-0,705 X 1 + 0,403 X 2 dan menghasilkan simpulan bahwa secara bersama-sama.variable komplain dan penanganan atas komplin mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan layanan di rawat inap rumah sakit umum.Secara passial variabel penanganan atas komplain mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan layanan di rawat inap rumah sakit umum.Nilai R-Square yang dihasilkan adalah sebesar 0.215,hal ini
berarti bahwa kepuasan layanan bisa dijelaskan oleh variabel komplain dan penanganan atas komplain sebesar 21.5%,sedangkan sisanya sebesar 78.5 % dijelaskan oleh faktor-faktor lain.

Kata –kata Kunci :Pengaruh, Komplain, Kepuasan dan Layanan

PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (lycopersicum esculentum) DENGAN PEMBERIAN PUPUK KASCING



Bambang Gunawan
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya

ABSTRAK

Tanaman tomat dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, asal tanahnya tidak becek dan tergenang, sifat tanah yang cocok untuk tomat adalah tanah dengan pH 5,5 – 6,5. Keistimewaan buah tomat adalah tingginya likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, terutama kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker. Vitamin A yang terkandunng di dalam tomat sangat
baikuntuk kesehatan mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pertumbuhan dan hasil pada dua varietas tanaman tomat (Licopersicon esculentum Miil) dengan pemberian pupuk kasscing.

Metode yang digunakan adalah Rancangan  Acak Lengkap ( RAL ) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor yaitu :  Pemberian Pupuk Kascing(K) dengan 4 level perlakuan yaitu 0 kg, 1 kg, 2 kg, 3 kg dan Varietas tanaman tomat (V) dengan due level yaitu varietas pertama (V1) dan varietas Ratna (V2). Masaing masing kombinasi perlukuan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 24 kombinasi perlakuan, dan tiap kombinasi terdapat 2 (dua) tanaman sampel.

Pengamatan yang dilakukan meliputi variabel tinggi tanaman,diameter batang,jumlah daun,lua daun,jumlah buah per tanaman,berat buah segar per tanaman,berat segar tanaman,dan berat kering tanaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi pada semua variabel yang diamati,namun secara terpisah masing-masing faktor perlakuan baik perlakuan dosis pupuk kascing maupun macam varietas menunjukkan perbedaan yang nyata.Perlakuan K3 yaitu dosis pupuk kascing sebanyak 3 kg maupun varietas permata (V1) memberikan hasil yang terbaik dibanding dengan perlakuan lainnya.

Kata Kunci : Pupuk Kascing Varietas tomat.

A STUDY OFCRITICIZING ACTS IN THING FALL APART BY CHINUA A CHEBE.

HARDONO
Dosen STIBA SATYA WIDYA SURABAYA

Abstract

The study wants to the objectives of the criticizing acts used by characters in Things Fall Apart. To describe the ways the characters use criticizing act, and to explain the reason the characters use criticizing acts as the references. The scope of this study is discourse analysis and the limitation of this study is criticizing acts. There are five kinds of criticizing acts, thry are constructive criticizing that happens 8 (eight) times, destructive criticizing 6 (sig) times, misleading criticizing 1 (one) time /once, absence criticizing 1 (one) time/once and request criticizing 1 (one) time/once. Then,  the writer also find five ways of criticizing acts in all fragments, they are talking about action or things 7 (seven) times,. showing something positive 5 (five) times, changing criticizing to be correcting 3 (three) times, being specific 1 (one) time/once, and do not attack or insult 1 (one) time/once. Moreover, the writer also finds six reasons for using criticiizing acts in all fragments. They are to see a change 4 (four) time, to help someone improve 2 (two) time/twise, criticizing as responsibility and affection 2 (two) times/twice, to further the discussion 4 (four) times, the true attention 2 (two) times/twice, to further the discussion 4 (four) times, the true attention 2 (two) time/twice, and to vent frustration 1 (one) time/once.   

Key words : characters, criticizing, acts

KAJIAN PEMBERIAN PLANT ACTIVATOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L)

Budi Utomo
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya
  
ABSTRAK
This research target is to know influence of activator plant to efficiency and effectiveness usage of manure at improvement of growth and musard crop production.
This research use random device of group (RAK) which in order of factorial pattern, This treatment consist of two factor, that is first factor is kind of mustard varieties, covering two level, that is ; VI = Pakcoy and V2 = Tosakan : second factor is dose of plant activator. From both the factor obtained by 8 treatment combination , what was later then repeated by 3 times, rill was so that obtained by 24 treatment combination. Very treatment combination there are 2 crop of sample
Result of this research show that ; Do not there are interaction between treatment of combination two mustard crop varieties to treatment giving of dose fertilize NPK + Plant Activator (PA) at all of perceptions parameter. 2. Influence of varieties to giving of dose fertilize NPK +  Plant Activator (PA) at all of perception parameter (long of crop,amount of leaves, wide of leaf and weight of crop base), varieties the best are oaken varieties to all perceptions parameter. Difference of this varieties is influenced by factor of genetic and environment. 3. Dose fertilize NPK + Plant Activator  ( PA) at dose of D4 ( NPK + 15% PA ) showing the make up of at all of perceptions parameter, what consist of crop length, amount of leaves, wide of leaf and weight of crop base. Naturaleach of improvement equel to 29,54 % ; 22,37 % ; 33,12 % ; and 19,96 % compared to dose of D4 ( NPK + 15% PA ). Showing the make-up of at all of perceptions parameters,what consist of crop length,amount of leaves,wide of leaf and weight of crop base,natural each of improvement equal to 20,54 % ; 22,37 % ;33,12 % and 19,96 % compared todose of D1 (NPK + 5 % PA).

Key word : Activator plant, mustard varieties.
 
Kata Kunci : Juru Sita/Juru Sita Pengganti, Pengadilan Agama, Panggilan Sidang

PENGARUH EKSTERNAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG FILMA

Oleh : Bambang supriyanto
Dosen  STIE WILWATIKTA Surabaya

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi pada setiap diri individu konsumen adalah beraneka ragam dan sisi lain beraneka ragam pula produk yg ditawarkan pada konsumen.Demikian halnya dengan minyak goreng,bahwa pengambilan keputusan konsumen untuk memilih minyak goreng adalah sangat menarik,dan banyak pertimbangan yang digunakan.Karenanya secara umum tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel faktor eksternal yang terdiri dari kelas sosial,kelompok referensi,dan keluarga terhadap keputusan pembelian konsumen.
Berdasarkan hasil analisa secara keseluruhan,bahwa kinerja PT.Sinar Mas Agro Tbk semakin menurun. Hal ini tampak dari semakin menurunnya pendapatan pada tahun 2000 hingga tahun 2002, pada tahun 2003 ada peningkatan,namun pada tahun 2004 mengalami penurunan penjualan.
Persaingan yang semakin tajam membuat banyak perusahaan yang mengalami jatuh bangun. Pada dasarnya pengambilan keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen tidak hanya dipengaruhi stimulus dalam bentuk marketing Mix yang terdiri dari : Harga,Produk,Promosi dan Tempat distribusi.Membicarakan tentang produk minyak goreng<fakta menunjukkan bahwa kebutuhan minyak goreng merupakan kebutuhan pokok manusia sehari-hari. Untuk keberhasilan penelitian ini ,data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner pada konsumen di Wonosari Kelurahan Wonokusumo,Kecamatan Semampir.
Tehnik analisa data yang digunakan adalah model Structural Equation Modelling (SEM). Model pengukuran factor kelas social ,kelompok referensi,dan keluarga. Faktor eksternal keputusan pembelian menggunakan Confirmation Factor Analysis.Penafsiran pengaruh masing-masing variable bebas terhadap terkaitnya menggunakan koefisien jalur. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh signifikan positif factor eks ternal yang terdiri dari kelas sosial, kelompok referensi, dan keluarga terhadap keputusan pembelian

Key word :
Faktor Eksternal, Kelas Sosial,Kelompok Referensi, Keluarga dan Keputusan Pembelian